Berita
Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis di Kaltim
Samarinda — Badan Gizi Nasional menggelar kegiatan pengarahan dan evaluasi Program Makan Bergizi Gratis kepada koordinator wilayah, yayasan, dan mitra di Provinsi Kalimantan Timur.
Kegiatan turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura (DPTPH) Provinsi Kalimantan Timur, Fahmi Himawan.
Kegiatan ini bertujuan mengoptimalkan pelaksanaan pemantauan dan pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) agar berjalan sesuai standar dan tepat sasaran.
Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah III, Rudi Setiawan, menyampaikan pengarahan sekaligus evaluasi terhadap pelaksanaan program di lapangan. Ia menegaskan bahwa penguatan sistem pengawasan menjadi kunci keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis, terutama dalam memastikan kualitas layanan gizi bagi masyarakat. Evaluasi dilakukan secara menyeluruh terhadap kinerja SPPG, termasuk kesiapan sarana prasarana dan kepatuhan terhadap standar operasional.
Badan Gizi Nasional dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2024 telah mengoperasikan sebanyak 26.491 SPPG dengan total 61.930.567 penerima manfaat di seluruh Indonesia. Sementara itu, di Kalimantan Timur tercatat sebanyak 176 SPPG telah beroperasi, namun masih terdapat 38 SPPG yang belum memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), sehingga menjadi perhatian utama dalam evaluasi kali ini.
Program Makan Bergizi Gratis memberikan dampak signifikan bagi masyarakat. Selain membantu meringankan beban orang tua murid, khususnya dari keluarga dengan tingkat kesejahteraan rendah, program ini juga mampu membuka sekitar 7.000 lapangan kerja. Tidak hanya itu, program ini turut mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui keterlibatan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM/UMKM) serta penguatan peran Koperasi Merah Putih.
Kegiatan ini diharapkan seluruh SPPG di Kalimantan Timur dapat memenuhi standar yang ditetapkan, sehingga pelayanan gizi menjadi lebih optimal, higienis, dan berkelanjutan. Selain itu, sinergi antara pemerintah, yayasan, mitra, dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis.