Kaltim Kejar SWASEMBADA
Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DPTPH) menggelar Rapat Koordinasi Swasembada Padi di Ruang Rapat Ruhui Rahayu, Kantor Gubernur bersama unsur OPD, instansi vertikal, serta mitra terkait di tingkat provinsi dan kabupaten/kota secara luring dan daring.
Dalam laporannya, Kepala DPTPH-Fahmi Himawan menyampaikan situasi produksi beras Kaltim saat ini sebesar 157.544,69 ton, sementara kebutuhan konsumsi mencapai 345.644,54 ton, sehingga masih terdapat defisit sebesar 188.109,85 ton.
Dengan kondisi ini, perlu adanya langkah untuk mendorong peningkatan produksi padi. Wakil Gubernur-Seno Aji beserta seluruh peserta rapat menyepakati proyeksi tahap 3 yaitu dengan meningkatan IP beberapa kabupaten yaitu: Paser, Kutai Kartanegara, Berau, dan Penajam Paser Utara dengan target produksi akhir tahun 2026 sebesar 381.920,17 ton. Jika produksi padi mencapai target, maka Kaltim dapat dipastikan swasembada.
Seno juga menekankan pentingnya penyelarasan data antarperangkat daerah, evaluasi penerapan teknologi pertanian sesuai karakteristik lahan, serta penguatan irigasi untuk meningkatkan indeks pertanaman. Dan juga mendorong keterlibatan akademisi, penyuluh, PERPADI, petani milenial, dan Bulog dalam menjaga kualitas beras serta memperkuat penyerapan gabah.
Melalui sinergi yang terarah dan berbasis data, Pemprov Kaltim optimistis target produksi padi dapat terus dikejar sebagai langkah menuju swasembada beras dan ketahanan pangan daerah.