KKN Kolaborasi Siap Dorong Kemandirian Pangan Kaltim, Fokus Registrasi Kebun dan Urban Farming
SAMARINDA — Ratusan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi mengikuti pembekalan intensif program kemandirian pangan secara virtual via Zoom. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran DPTPH, DPMPD dan Dinas Pertanian Kabupaten/Kota se-Kaltim. Meski mayoritas dari kelompok KKN tidak memiliki anggota dari Fakultas Pertanian, pembekalan ini dirancang agar seluruh mahasiswa mampu menjadi motor penggerak sektor agraris di lapangan.
Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Produksi Hortikultura, Kosasih, mewakili Kepala DPTPH didampingi oleh staf bidang. Dalam arahannya, Kosasih menekankan beberapa poin krusial untuk dijalankan oleh para mahasiswa selama masa pengabdian:
- Pondasi Ekspor & Suplai IKN: Mahasiswa ditargetkan membantu pendampingan registrasi kebun/lahan hortikultura (komoditi pisang, nanas, pepaya, cabai, dan bawang merah). Registrasi ini merupakan syarat mutlak untuk menembus pasar ekspor dan memasok komoditi pangan ke Ibu Kota Nusantara (IKN).
- Pemetaan Urban Farming: Bagi mahasiswa di wilayah perkotaan, fokus diarahkan pada pendataan urban farming (nama petani, komoditi, titik koordinat) guna memetakan potensi hortikultura kota sekaligus mendukung pemanfaatan pekarangan rumah demi pemenuhan gizi dan pencegahan stunting.
- Pemberdayaan UMKM & Pelaku Utama: KKN Kolaborasi diharapkan fokus berkoordinasi dengan UMKM pengolahan hasil pertanian, Kelompok Wanita Tani (KWT), Dasawisma, serta pelaku utama hortikultura.
Melalui materi utama "Registrasi kebun/lahan hortikultura dalam rangka membangun kemandirian dan ketahanan pangan yang kokoh melalui program penguatan desa mandiri pangan berkelanjutan", mahasiswa dibekali core ilmu budidaya dari hulu ke hilir. Kolaborasi ini diharapkan mampu melahirkan sinergi nyata demi mewujudkan Kaltim yang berdaulat pangan.