Selamat datang di Website Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Timur | Saat ini website kami sedang dalam proses pemeliharaan sistem (maintenance) untuk peningkatan layanan. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya — Anda tetap dapat mengakses sebagian besar fitur secara normal | Mohon untuk dapat mengisi Survei Kepuasan Masyarakat, masukan anda sangat penting untuk peningkatan kualitas pelayanan kami | Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas | Bersama Kita Wujudkan Swasembada Pangan di Kalimantan Timur | Makan Enak, Makan Sehat, Makan B2SA | Stop Boros Pangan

Optimalkan Pengelolaan MBG, Perkuat Peran SPPG melalui Platform Stop Boros Pangan

15 Juli 2026 48 kali dibaca
Optimalkan Pengelolaan MBG, Perkuat Peran SPPG melalui Platform Stop Boros Pangan

Samarinda – Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DPTPH) bersinergi bersama Badan Pangan Nasional dan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur, menggelar Sosialisasi dan Koordinasi Penghematan Pangan melalui implementasi Platform Stop Boros sebagai dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan dilaksanakan secara luring dan daring serta diikuti oleh Kepala dan perwakilan Dinas Pangan Kab./Kota, Koordinator Program MBG Kaltim, serta para Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kab./Kota se-Kaltim.

Kepala DPTPH Kaltim yang diwakili Kepala Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan, Amaylia Dina Widyastuti, menyampaikan bahwa keberhasilan Program MBG tidak hanya bergantung pada penyediaan makanan bergizi, tetapi juga pengelolaan pangan yang baik agar tidak terjadi kehilangan dan pemborosan pangan.

Sebagai upaya tersebut, Platform Stop Boros Pangan digunakan untuk mencatat dan melaporkan pangan layak konsumsi yang berpotensi tidak termanfaatkan sehingga dapat menjadi dasar monitoring, evaluasi, serta penyelamatan pangan. Langkah ini penting mengingat Kaltim menghasilkan sekitar 881.462 ton sampah per tahun dengan limbah pangan merupakan komponen terbesar dari total volume tersebut, sementara secara nasional 23–48 juta ton makanan terbuang setiap tahun dengan potensi kerugian ekonomi mencapai Rp213 triliun.

Melalui sinergi lintas sektor, dengan SPPG sebagai garda terdepan, DPTPH Kaltim terus mendorong pengurangan pemborosan pangan, peningkatan kualitas gizi masyarakat, serta penguatan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

 

×