Selamat datang di Website Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Timur | Saat ini website kami sedang dalam proses pemeliharaan sistem (maintenance) untuk peningkatan layanan. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya — Anda tetap dapat mengakses sebagian besar fitur secara normal | Mohon untuk dapat mengisi Survei Kepuasan Masyarakat, masukan anda sangat penting untuk peningkatan kualitas pelayanan kami | Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas | Bersama Kita Wujudkan Swasembada Pangan di Kalimantan Timur | Makan Enak, Makan Sehat, Makan B2SA | Stop Boros Pangan

Berita

Rapat Koordinasi Perpadi Kaltim 2026

Samarinda – Dalam rangka memperkuat ketahanan pangan serta meningkatkan Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (PERPADI) menggelar Rapat Koordinasi PERPADI se-Kalimantan Timur Tahun 2026.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala DPTPH Prov. Kaltim, Fahmi Himawan, Ketua PERPADI Prov. Kaltim, Kepala Bulog Wilayah Kaltim-Kaltara, perwakilan Dinas Pertanian Kabupaten/Kota, serta jajaran DPC PERPADI Kabupaten/Kota.

Rapat ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan kebijakan dan langkah teknis untuk peningkatan serapan gabah dan swasembada pangan khususnya Kaltim.

Kendala utama saat ini berupa rendahnya rendemen gabah di Kaltim yang masih sekitar 40 persen, di bawah rata-rata nasional 54 persen, sehingga menyulitkan penggilingan dalam menyerap gabah petani secara optimal. Di sisi lain, Kalimantan Timur juga masih menghadapi tantangan swasembada pangan, meskipun secara nasional target tersebut telah tercapai.

Sebagai langkah konkret, pemerintah menargetkan program cetak sawah sejak 2025 dan optimalisasi lahan sekitar 13.900 hektare guna meningkatkan Indeks Pertanaman dari satu kali menjadi dua hingga tiga kali panen per tahun.

Realisasinya mulai terlihat, dengan cetak sawah di Berau 425 hektare, Paser 201 hektare, Mahakam Ulu 19 hektare, dan Kutai Timur 367 hektare, serta penyusunan SID sekitar 14.000 hektare untuk tahun 2026. Dengan meningkatnya luas tanam dan panen maka semakin banyak gabah yang diserap.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan produksi padi, memperkuat penyerapan gabah oleh penggilingan dan Bulog, serta menjaga stabilitas harga dan kesejahteraan petani.

×