INFO DPTPH
Selamat datang di Website Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Timur   •   Mohon untuk dapat mengisi Survei Kepuasan Masyarakat, masukan Anda sangat penting untuk peningkatan kualitas pelayanan kami   •   Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas   •   Bersama Kita Wujudkan Swasembada Pangan di Kalimantan Timur   •   Makan Enak, Makan Sehat, Makan B2SA   •   Stop Boros Pangan
BERITA TERKINI

Antisipasi Dampak El Nino, Kaltim Perkuat Kewaspadaan Pangan dan Gizi 2026

23 September 2026 5 dibaca
Antisipasi Dampak El Nino, Kaltim Perkuat Kewaspadaan Pangan dan Gizi 2026

Samarinda — Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DPTPH) Provinsi Kalimantan Timur melalui Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan (KDP) melaksanakan Rapat Evaluasi dan Sinkronisasi Data Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi (SKPG) Tahun 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh unsur Dinas Kesehatan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta perangkat daerah yang membidangi pangan dan gizi dari 10 kabupaten/kota. Pertemuan membahas integrasi data status gizi balita, dampak El Niño, data kebencanaan, serta penyempurnaan sistem pelaporan SKPG agar kebijakan dan intervensi lebih tepat sasaran.

Hasil evaluasi menunjukkan prevalensi stunting di Kaltim menurun dari 19 persen menjadi 15 persen. Untuk memperkuat deteksi dini masalah gizi, balita yang satu kali tidak mengalami kenaikan berat badan atau berstatus 1T agar segera dirujuk ke puskesmas.

BMKG memprakirakan El Niño dengan intensitas sangat kuat berlangsung hingga awal 2027 dan menempatkan seluruh 10 kabupaten/kota di Kaltim pada status Siaga hingga Awas terhadap potensi kekeringan. Pemutakhiran data iklim BMKG akan dilakukan setiap bulan dan dipadukan dengan data bencana BPBD hingga tingkat kecamatan.

Perhatian khusus diberikan kepada Kabupaten Mahakam Ulu sebagai wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) karena kendala geografis, tingginya harga pangan, serta rendahnya tingkat partisipasi masyarakat dalam kegiatan posyandu (D/S). Pemprov Kaltim telah menyalurkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dan mengusulkan indikator perhitungan khusus bagi wilayah 3T kepada Pemerintah Pusat.

Rapat juga menyepakati penyeragaman pelaporan SKPG melalui mekanisme N+1, yaitu pengunggahan data bulan berjalan menggunakan data bulan sebelumnya. Melalui peningkatan validitas data, sinergi lintas sektor, dan penguatan mitigasi dampak iklim, DPTPH Kaltim berkomitmen mewujudkan ketahanan pangan serta kesehatan masyarakat yang berkelanjutan.

Layanan InformasiBalasan dari admin secara langsung

Masukkan nama dan nomor HP untuk memulai chat.

×
◀
▶