Tingkatkan Akurasi Neraca Pangan
Samarinda — Dinas Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DPTPH) Provinsi Kalimantan Timur melalui Bidang Ketersediaan dan Distribusi Pangan (KDP) melaksanakan Pertemuan Evaluasi Penyusunan Proyeksi Neraca Pangan Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur Tahun 2026, bertempat di Ruang Oryza Sativa. Kegiatan dibuka oleh Kepala DPTPH–Fahmi Himawan.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan DPKH Kaltim, DPPPKUKM Kaltim, dinas yang membidangi ketahanan pangan kabupaten/kota, Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim, Balai Besar Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Kaltun, serta PT Samudera Palaran Indonesia. Hadir sebagai narasumber dari Badan Pangan Nasional (Bapanas), Dina Sitorus.
Pertemuan bertujuan mengevaluasi kepatuhan pelaporan sekaligus meningkatkan akurasi, kelengkapan, dan keselarasan data neraca pangan. Meskipun tingkat kepatuhan pelaporan Kaltim dinilai cukup baik, masih diperlukan perbaikan teknis dan penyempurnaan data dari sejumlah kabupaten/kota, khususnya terkait pencatatan stok jagung dan kedelai, pemutakhiran data hortikultura, serta ketepatan jadwal penginputan.
Hasil pertemuan menyepakati bahwa pengambilan data Statistik Pertanian Hortikultura (SPH) Online oleh tim provinsi dan pusat diselaraskan setiap tanggal 2 setiap bulan. Perhitungan kebutuhan beras untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) menggunakan jumlah penerima manfaat dikalikan 67 gram per jiwa berdasarkan data realisasi bulanan dari Badan Gizi Nasional (BGN). Seluruh kabupaten/kota juga diwajibkan menggunakan format pelaporan Excel tahun 2026 serta memastikan laporan bulanan disahkan dan ditandatangani langsung oleh kepala dinas terkait.
Perhatian khusus diberikan kepada Kota Bontang, Kabupaten Kutai Timur, Kabupaten Kutai Kartanegara, dan Kabupaten Mahakam Ulu agar segera memperbaiki serta melengkapi data yang masih belum sesuai. Sementara itu, pelaksanaan Capacity Building atau Bimbingan Teknis Neraca Pangan di Balikpapan dijadwalkan ulang pada November 2026.